Insiden Guru dan Murid Soal Merokok di sekolah Cermin Krisis Moral dan Pendidikan
Sekolah adalah ajang untuk mengembangkan moral dan pendidikan. Sekolah memiliki fungsi ganda: mencerdaskan intelektual siswa melalui pengetahuan dan membimbing mereka menjadi individu yang bermoral. Di sekolah, siswa belajar nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin, serta berinteraksi sosial yang positif melalui kurikulum, tata tertib, dan kegiatan sekolah.
Fungsi utama sekolah adalah memberikan pengetahuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan potensi akademik siswa.
Sekolah menanamkan nilai-nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, dan rasa hormat
Sekolah yang ideal menciptakan lingkungan di mana nilai-nilai moral positif dapat tumbuh dan berkembang, baik melalui interaksi antar siswa maupun bimbingan guru.
Guru berperan penting sebagai teladan moral bagi siswa. Konsistensi antara apa yang diajarkan di sekolah dan di rumah juga krusial untuk membantu siswa memahami nilai-nilai moral dengan lebih baik.
Namun, baru-baru ini dunia pendidikan di hebohkan dengan dengan adanya kasus Kepala SMAN 1 Cimarga, Dini Fitri menampar muridnya yang ketahuan merokok dalam sekolah di Kabupaten Lebak, Banten. Tindakan kepala sekolah (kepsek) membuatnya dinonaktifkan dari jabatannya. Dilansir dari detikNews, peristiwa itu bermula saat kegiatan 'Jumat Bersih' di sekolah yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian siswa soal kebersihan. Siswa tersebut tidak mengikuti kegiatan dan terlihat merokok di area kantin sekolah. Dini Fitri lantas diduga menampar siswa tersebut dengan maksud mendisiplinkan.
Dengan kejadian ini Kepalah sekolah kemudian Dipolisikan oleh Orang tua Siswa yang ketahuan merokok di lingkungan sekolah karena tidak terima anaknya ditampar kepalah sekolah.
Pihak orang tua siswa itu mengambil langkah hukum dengan membuat laporan ke polisi. "Sudah (laporan ke polisi), itu udah ramai juga," kata Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Lebak Ipda Limbong saat dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (14/10). Limbong membeberkan proses pelaporan itu dilakukan pada Jumat (10/10). Dia mengatakan akan melakukan penyelidikan dan memanggil para saksi.
Dampak dari penamparan tersebut mendapatkan respon dari para siswa Sebanyak 630 siswa SMAN 1 Cimarga sempat mogok sekolah buntut kasus pemukulan kepsek kepada siswanya. Belakangan, ratusan siswa itu akhirnya kembali masuk sekolah "Kalau terkait anak alhamdulillah anak-anak sudah kembali lagi bersekolah," ujar Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga, Emi Sumiati saat dimintai konfirmasi, Rabu (15/10). Emi mengatakan ratusan siswa sempat mogok belajar selama dua hari. Emi mengatakan siswa masih mendapatkan materi pelajaran dari para guru. "Kita sebagai guru sudah mengupayakan dengan belajar online, alhamdulillah sekarang anak sudah bersekolah," jelasnya.
Menampar siswa yang tengah melakukan kesalahan adalah prilaku yang tidak elok di dengar dan di pandang .
Namun menegur siswa yang melakukan kesalahan adalah hal yang tepat .
Dunia pendidikan saat ini berada dalam kondisi-kondisi yang sangat Kritis , krisis Moral dan Krisis pendidikan .
Diluar sana banyak kasus yang hampir serupa orang tua tak menerima jika anak di tegur oleh guru, orang tua tak mau jika anaknya di berikan hukuman saat melakukan pelanggaran .
Akibatnya banyak guru yang enggan untuk menegur disaat siswa melakukan kesalahan, walhasil banyak siswa yang semakin menjadi jadi , semakin bebas untuk melakukan kenakalan di sekolah . Miris melihat kondisi generasi saat ini .
Hilangnya moral saat ini di fasilitas dengan hukum yang hadir saat ini , tidak memberikan efek yang jerah bagi orang yang tengah melakukan kesalahan , sehingga wajar saja jika kerusakan, kejahatan semakin marak.
Disisi lain yang paling terpenting ialah saat ini jauhnya kita , enggannya kita untuk mengambil aturan yang berasal dari Allah SWT .
Saat ini agama hanya dijadikan sebagai simbolis semata.
Agama hanya tertera di KTP saja .
Kebanyakan saat ini agama hanya di ambil di waktu waktu tertentu saja .
Padahal agama adalah poros kehidupan .
Agama tidak bisa terlepas dari setiap lini kehidupan .
Agama harus hadir ditengah tengah manusia untuk mengatur setiap aktivitas kehidupan ini .
Karena agama ini adalah agama yang berasal dari Allah SWT . Sang pencipta alam semesta ini .
Jika saat ini semua manusia terutama para pemuda pemudi kita kembali kepada aturan Agama kembali kepada Aturan yang berasal dari Allah , maka ketika kita akan bertindak kita akan berfikir dulu apakah ini dibolehkan oleh Allah atau tidak apakah ini halal atau haram .
Aturan agama saat ini sungguh saat Urgent.
Wallahu A'lam bissawab
Komentar
Posting Komentar