Karhutla Bukan Sekadar Bencana, tetapi Bukti Gagalnya Tata Kelola Negara
Oleh: Yuli Atmonegoro (Aktivis Dakwah Serdang Bedagai) Kebakaran hutan dan lahan kembali meluas. Asap kembali menyelimuti langit. Warga kembali sesak napas. Anak-anak kembali terancam penyakit. Bahkan korban jiwa telah berjatuhan. Sementara negara-negara tetangga ikut terdampak kabut asap dan mulai mempertanyakan kemampuan Indonesia dalam mengatasi persoalan yang terus berulang ini. Namun, pertanyaannya bukan sekadar, mengapa karhutla kembali terjadi?Pertanyaan yang lebih penting adalah, mengapa negara terus gagal mencegahnya? Karhutla yang terus berulang bukan semata-mata bencana alam. Ini adalah akumulasi dari kegagalan tata kelola, lemahnya pengawasan, dan sistem pengelolaan hutan yang membuka jalan bagi kepentingan korporasi untuk menguasai sumber daya alam. Hutan Diprivatisasi, Rakyat Menanggung Bencana Selama ini, negara lebih sering hadir setelah api membesar. Pemadaman dilakukan. Bantuan disalurkan. Status darurat ditetapkan. Pesawat dikerahkan. Anggaran digelontork...