Postingan

Mengungkap Upaya Hegemoni Global di Balik Serangan AS - Zionis terhadap Iran

Gambar
  Oleh : Ummu Hayyan, S.P. Amerika Serikat bersama Zionis Yahudi telah memulai serangan ke Iran pada Sabtu 28 Februari 2026. Ledakan mengguncang ibukota Teheran dan beberapa kota lainnya. Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan sejumlah tokoh penting Iran dikabarkan tewas akibat serangan tersebut. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memperkirakan operasi ini akan berlangsung sampai 4 pekan atau mungkin kurang. www.kumparan.com. Amerika Serikat akan tetap menyerang Iran sampai semua tujuannya tercapai. Seperti pada Juli 2025, serangan Amerika Serikat Zionis kali ini juga terjadi kala Amerika Serikat dan Iran sedang berunding. Serangan kali ini dilancarkan tepat dua hari setelah putaran 3 perundingan Amerika Serikat - Iran selesai. Setelah satu setengah hari mendapat serangan, Iran tidak tinggal diam. Iran telah meluncurkan rudal - rudal terhadap entitas Yahudi dan pangkalan-pangkalan Amerika Serikat di Teluk. Perlu dipahami bahwa, serangan tersebut terjadi tatkala Iran...

Program MBG Tersendat: Bukti Negara Gagal Menjamin Kesejahteraan Rakyat

Gambar
Oleh : Yuli Atmonegoro  (Penggiat Literasi Serdang Bedagai) Penutupan sementara hampir 500 dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Sumatera menjadi bukti nyata bahwa kebijakan yang digembar-gemborkan sebagai solusi bagi rakyat sering kali hanya berhenti pada slogan. Sebanyak 492 dapur terpaksa dihentikan operasinya karena belum memiliki sertifikat laik higiene dan sanitasi (SLHS). Di Sumatera Utara saja ada 252 dapur, sementara di Aceh terdapat 76 dapur yang tidak dapat beroperasi. Kejadian ini memperlihatkan satu fakta penting, bahwa program besar negara sering diluncurkan tanpa kesiapan sistem yang matang. Program Besar Tanpa Fondasi Kuat Program MBG digadang-gadang sebagai upaya negara mengatasi masalah gizi masyarakat. Namun ketika ratusan dapur harus dihentikan karena persoalan administrasi dan standar sanitasi, pertanyaannya menjadi sangat mendasar, Mengapa program sudah berjalan sementara kesiapan infrastrukturnya belum terpenuhi? Hal ini menunjukkan adanya pola ...

“Setetes Perang di Timur Tengah, Rakyat Indonesia yang Panik: Bukti Lemahnya Sistem Energi Kapitalisme”

Gambar
  Oleh : Yuli Atmonegoro  (Penggiat Literasi Serdang Bedagai) Gelombang panic buying BBM yang terjadi di Sumatera Utara—dari Serdang Bedagai, Tebing Tinggi hingga Medan—bukan sekadar kepanikan biasa. Ribuan kendaraan mengular di SPBU hanya karena isu eskalasi perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran di Timur Tengah. Pertanyaannya sederhana namun sangat mendasar : mengapa konflik ribuan kilometer jauhnya mampu membuat rakyat Indonesia panik membeli BBM? Jawabannya menunjukkan satu fakta pahit, yaitu ketahanan energi negeri ini rapuh, karena tunduk pada sistem kapitalisme global yang dikendalikan oleh kekuatan besar dunia. Perang Timur Tengah: Konflik Kepentingan Global Ketegangan antara Iran di satu sisi dengan Amerika Serikat dan Israel di sisi lain bukanlah konflik baru. Selama puluhan tahun kawasan Timur Tengah telah menjadi medan perebutan kekuasaan dan sumber energi dunia. Amerika Serikat secara terbuka berdiri di belakang Israel, negara yang selama ini menjadi seku...

Aparat Bermartabat, Pelindung Rakyat

Gambar
  Oleh : Ummu Mumtazah Dikutip dari, www.tempo.co, KETUA Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada atau BEM UGM Tiyo Ardianto mengkritik sikap pemerintah yang pasif terhadap berbagai upaya intimidasi di tengah masyarakat. Menurut Tiyo, pemerintahan Prabowo kerap tidak tegas terhadap kasus-kasus teror yang terjadi terhadap orang-orang yang kritis. Kritikan tersebut ditujukan kepada berbagai kebijakan pemerintah yang tidak peduli terhadap masyarakat, dengan begitu ketua BEM tersebut menerima serangkaian teror setelah bersurat ke UNICEF terkait hak-hak pendidikan, menyusul tragedi anak berusia 10 tahun bunuh diri di Nusa Tenggara Timur (NTT) karena tak mampu membeli alat tulis seharga  Rp. 10 ribu.  Bukan hanya kasus itu saja, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia  (BEM UI) mendapatkan teror menjelang pelaksanaan pilihan. Ketua BEM UI akhir Januari 2026. Teror yang diterima beragam, mulai dari praktik doxing hing...

Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk dari AS, Pertimbangan Iman atau Aman?

Gambar
  Oleh: Yeni Sri Wahyuni (Pegiat Literasi) Indonesia dan Amerika Serikat (AS) resmi membuka lembar baru dalam kerja sama ekonomi yang dinamakan "agreement toward a new golden age Indo-US alliance". Dalam kesepakatan ini terdapat berbagai aturan baru terkait perdagangan antara kedua negara, termasuk sertifikasi halal. Salah satu poin penting dalam Agreement on Reciprocal Trade (ART) terdapat pada Pasal 2.9 yang mengatur mengenai Halal untuk Produk Manufaktur. Indonesia akan menghapus kewajiban sertifikasi dan pelabelan halal untuk produk-produk Amerika Serikat seperti kosmetik, peralatan kesehatan, dan barang-barang manufaktur lainnya. Pengecualian juga diterapkan pada kemasan dan bahan pengangkut produk yang diproduksi, kecuali untuk yang digunakan dalam makanan dan minuman, kosmetik, serta produk farmasi. Indonesia tidak akan mewajibkan pelabelan atau sertifikasi untuk produk yang tidak halal. Menurut dokumen dari Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR), setelah perjanjian perdag...

Ramadhan, MBG Dipaksakan Jalan Terus

Gambar
Oleh : Reskidayanti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di bulan Ramadhan ini tetap berjalan seperti di bulan-bulan sebelumnya. Seperti yang telah disampaikan kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bahwa ia memastikan MBG akan tetap berjalan meski di bulan ramadhan dengan skema pendistribusian yang berbeda dari sebelumnya, yakni disesuaikan karakteristik penerima manfaat (bgn.go.id). Menteri koordinator bidang pangan Zulkifli Hasan, menurutnya menu MBG akan diberikan makanan ringan bagi sekolah dengan siswa muslim. Sementara untuk ibu hamil, balita, dan sekolah non muslim tetap berjalan seperti biasa berupa makanan jadi siap makan. Sementara skema MBG di kalangan pesantren diberikan di jam sore atau menjelang waktu magrib (kemenkopangan.go.id) Kebijakan yang Dipaksakan Indonesia dengan penduduk mayoritas muslim tentunya menyambut Ramadhan dengan antusias dalam menjalankan ibadah. Maka kebanyakan sekolah akan mengalami perubahan pola aktivitas dan pembelajaran di kelas. Ditengah su...

PBI BPJS Nonaktif, Jaminan Kesehatan Hanya Ilusif

Gambar
  Oleh : Ummu Hayyan, S.P. Sekitar 11 juta peserta menerima bantuan iuran (PBI) program Jaminan Kesehatan Nasional atau JKN dinonaktifkan. Hal itu setidaknya berdampak pada lebih dari 100 pasien cuci darah yang selama ini mendapatkan layanan rutin. Penonaktifan tersebut sangat disesalkan karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Pasien yang mestinya mendapat pelayanan menjadi terganggu bahkan kehilangan akses pengobatan secara mendadak. www.kompas.id. Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono memastikan tidak boleh ada penolakan terhadap pasien cuci darah yang masuk dalam kategori peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan status penerima bantuan iuran sedang tidak aktif. Dante menjelaskan, memang terjadi penyesuaian data PBI dari Kementerian Sosial yang mengakibatkan status sejumlah peserta BPJS kesehatan menjadi nonaktif. www.borneonews.co.id. Sebagian besar pasien cuci darah mengetahui statusnya nonaktif saat sudah datang untuk melakukan terapi. Meski stat...