Postingan

Panic Buying BBM dan Urgensi Kedaulatan Energi

Gambar
Oleh Ummu Amira (Pegiat Literasi) Panic buying bahan bakar minyak (BBM) melanda berbagai negara akibat perang antara Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel, yang memicu lonjakan harga minyak dunia. Penutupan Selat Hormuz yang menyumbang 20% perdagangan minyak dunia oleh Iran sebagai respons terhadap serangan AS-Israel semakin memperburuk kekhawatiran gangguan pasokan minyak global.  Harga minyak melonjak hingga 13% di beberapa pasar, mendorong warga berbondong-bondong mengisi tangki kendaraan meski stok masih aman di banyak negara. Antrean panjang juga terlihat  di sejumlah SPBU di Kota Medan, Sumatera Utara, pada Jumat (6/3/2026) akibat kekhawatiran warga akan kelangkaan stok BBM, meski stok nasional masih aman. kompas.id (06/03/2026). Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah berencana meningkatkan kapasitas penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) nasional dari sekitar 25-26 hari menjadi 90 hari atau setara tiga bulan. mediaindon...

Ketika Bencana Menjadi Panggung: Di Mana Negara?

Gambar
Oleh : Yuli Atmonegoro  ( Penggiat Literasi Serdang Bedagai ) Medan-Khazminang.id mengutip pada Sabtu (7/3/2026), di Auditorium Bung Karno Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda (YPSIM) di Jalan Sunggal, Kota Medan, sebuah fenomena baru dalam dunia jurnalistik dan seni hadir. Pementasan teater bertajuk “Ketika Air Datang, Perempuan Bertahan” digelar oleh Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) sebagai wujud kepedulian terhadap para penyintas bencana di Sumatera. Ini juga sesuai dengan tema International Women Day 2026 dari UN Women, yaitu “Rights. Justice. Action. For All Women and Girls”. Pementasan teater ini menyiratkan sebuah pesan kemanusiaan yang sering terabaikan oleh media arus utama, kini “dihidupkan” kembali melalui panggung teater dalam rangka peringatan International Women Day 2026. Sebab hingga kini ada ribuan nyawa yang terus bergelut di tengah puing-puing rumah dan desa mereka yang hancur. Pementasan teater bertajuk ini mencoba mengangkat kisah pilu para penyintas ...

Generasi Muda Diminta Dominasi Industri, Tapi Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan?

Gambar
  Oleh : Yuli Atmonegoro  ( Penggiat Literasi Serdang Bedagai) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendorong generasi muda untuk mendominasi sektor industri dan adaptif terhadap perubahan zaman. Seruan ini sekilas tampak positif, karena generasi muda memang diharapkan menjadi motor penggerak pembangunan dan kemajuan ekonomi. Namun jika dicermati lebih dalam, dorongan ini tidak bisa dilepaskan dari arah pembangunan ekonomi yang berjalan dalam sistem kapitalisme. Dalam sistem ini, industrialisasi dan hilirisasi sumber daya alam lebih banyak diarahkan untuk mengejar pertumbuhan ekonomi dan keuntungan investasi, bukan untuk memastikan kesejahteraan rakyat secara merata. Faktanya, hilirisasi industri sering kali berjalan bersamaan dengan eksploitasi besar-besaran terhadap sumber daya alam. Alam dieksploitasi demi kepentingan industri, sementara manfaat ekonominya lebih banyak dinikmati oleh pemilik modal dan korporasi besar. Di sisi lain, masyarakat justru harus menghadapi kerusakan...

Mengungkap Upaya Hegemoni Global di Balik Serangan AS - Zionis terhadap Iran

Gambar
  Oleh : Ummu Hayyan, S.P. Amerika Serikat bersama Zionis Yahudi telah memulai serangan ke Iran pada Sabtu 28 Februari 2026. Ledakan mengguncang ibukota Teheran dan beberapa kota lainnya. Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan sejumlah tokoh penting Iran dikabarkan tewas akibat serangan tersebut. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memperkirakan operasi ini akan berlangsung sampai 4 pekan atau mungkin kurang. www.kumparan.com. Amerika Serikat akan tetap menyerang Iran sampai semua tujuannya tercapai. Seperti pada Juli 2025, serangan Amerika Serikat Zionis kali ini juga terjadi kala Amerika Serikat dan Iran sedang berunding. Serangan kali ini dilancarkan tepat dua hari setelah putaran 3 perundingan Amerika Serikat - Iran selesai. Setelah satu setengah hari mendapat serangan, Iran tidak tinggal diam. Iran telah meluncurkan rudal - rudal terhadap entitas Yahudi dan pangkalan-pangkalan Amerika Serikat di Teluk. Perlu dipahami bahwa, serangan tersebut terjadi tatkala Iran...

Program MBG Tersendat: Bukti Negara Gagal Menjamin Kesejahteraan Rakyat

Gambar
Oleh : Yuli Atmonegoro  (Penggiat Literasi Serdang Bedagai) Penutupan sementara hampir 500 dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Sumatera menjadi bukti nyata bahwa kebijakan yang digembar-gemborkan sebagai solusi bagi rakyat sering kali hanya berhenti pada slogan. Sebanyak 492 dapur terpaksa dihentikan operasinya karena belum memiliki sertifikat laik higiene dan sanitasi (SLHS). Di Sumatera Utara saja ada 252 dapur, sementara di Aceh terdapat 76 dapur yang tidak dapat beroperasi. Kejadian ini memperlihatkan satu fakta penting, bahwa program besar negara sering diluncurkan tanpa kesiapan sistem yang matang. Program Besar Tanpa Fondasi Kuat Program MBG digadang-gadang sebagai upaya negara mengatasi masalah gizi masyarakat. Namun ketika ratusan dapur harus dihentikan karena persoalan administrasi dan standar sanitasi, pertanyaannya menjadi sangat mendasar, Mengapa program sudah berjalan sementara kesiapan infrastrukturnya belum terpenuhi? Hal ini menunjukkan adanya pola ...

“Setetes Perang di Timur Tengah, Rakyat Indonesia yang Panik: Bukti Lemahnya Sistem Energi Kapitalisme”

Gambar
  Oleh : Yuli Atmonegoro  (Penggiat Literasi Serdang Bedagai) Gelombang panic buying BBM yang terjadi di Sumatera Utara—dari Serdang Bedagai, Tebing Tinggi hingga Medan—bukan sekadar kepanikan biasa. Ribuan kendaraan mengular di SPBU hanya karena isu eskalasi perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran di Timur Tengah. Pertanyaannya sederhana namun sangat mendasar : mengapa konflik ribuan kilometer jauhnya mampu membuat rakyat Indonesia panik membeli BBM? Jawabannya menunjukkan satu fakta pahit, yaitu ketahanan energi negeri ini rapuh, karena tunduk pada sistem kapitalisme global yang dikendalikan oleh kekuatan besar dunia. Perang Timur Tengah: Konflik Kepentingan Global Ketegangan antara Iran di satu sisi dengan Amerika Serikat dan Israel di sisi lain bukanlah konflik baru. Selama puluhan tahun kawasan Timur Tengah telah menjadi medan perebutan kekuasaan dan sumber energi dunia. Amerika Serikat secara terbuka berdiri di belakang Israel, negara yang selama ini menjadi seku...

Aparat Bermartabat, Pelindung Rakyat

Gambar
  Oleh : Ummu Mumtazah Dikutip dari, www.tempo.co, KETUA Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada atau BEM UGM Tiyo Ardianto mengkritik sikap pemerintah yang pasif terhadap berbagai upaya intimidasi di tengah masyarakat. Menurut Tiyo, pemerintahan Prabowo kerap tidak tegas terhadap kasus-kasus teror yang terjadi terhadap orang-orang yang kritis. Kritikan tersebut ditujukan kepada berbagai kebijakan pemerintah yang tidak peduli terhadap masyarakat, dengan begitu ketua BEM tersebut menerima serangkaian teror setelah bersurat ke UNICEF terkait hak-hak pendidikan, menyusul tragedi anak berusia 10 tahun bunuh diri di Nusa Tenggara Timur (NTT) karena tak mampu membeli alat tulis seharga  Rp. 10 ribu.  Bukan hanya kasus itu saja, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia  (BEM UI) mendapatkan teror menjelang pelaksanaan pilihan. Ketua BEM UI akhir Januari 2026. Teror yang diterima beragam, mulai dari praktik doxing hing...