Postingan

Nasihat Kepada Pemimpin Bukan Pembangkangan

Oleh : Ummu Hayyan, S.P (Pegiat Literasi) Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Prof KH Asrorun Niam Sholeh, menyatakan bahwa Presiden Republik Indonesia secara fikih sah memenuhi syarat sebagai Ulil Amri (Waliyul Amri).  Kedudukan ini dinilai sangat krusial, karena jika legalitas keagamaan Presiden ditolak, hal tersebut akan berdampak sistemik pada tidak sahnya berbagai urusan keagamaan yang difasilitasi oleh negara. mui.or.id. Pernyataan tersebut kembali muncul saat suara kritis masyarakat makin menggema terhadap berbagai kebijakan penguasa yang tidak memihak rakyat. Tindakan penguasa yang tidak mencerminkan profil diri sebagai pemimpin yang profesional dan berakhlak mulia membuat masyarakat bersuara hingga turun ke jalan (demonstrasi) untuk menyampaikan koreksi dan tuntutannya.  Namun, kritikan rakyat tersebut dianggap sebagai suatu pembangkangan. Hal ini justru diungkapkan oleh tokoh agama. Menteri Agama nasaruddin Umar menyatakan bahwa nasihat kepada penguasa ...

Ruang Aman Anak Hanya Slogan, Hari Anak Nasional Hanya Seremonial

 Oleh : Ummu Hayyan, S.P Pada tanggal 23 juli, Indonesia memperingatinya sebagai Hari Anak Nasional (HAN). Tahun ini peringatan Hari Anak Nasional mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan" yang diwujudkan melalui gerakan nasional ruang aman nyaman anak. Melalui gerakan ini, pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat menghadirkan ruang yang aman dan nyaman agar anak dapat tumbuh, berkembang, serta memperoleh perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi mengajak anak-anak Indonesia tumbuh sebagai generasi yang saling menjaga dengan menolak segala bentuk kekerasan, peduli terhadap sesama, serta menciptakan lingkungan yang aman.  Ironisnya,  dibalik hingar-bingar peringatan tersebut, fakta di lapangan sangat memprihatinkan. Anak-anak Indonesia masih menghadapi ancaman kekerasan di berbagai tempat, bahkan di lingkungan yang seharusnya menjadi tempat paling aman seperti rumah dan sek...

LGBT Bagian dari Keragaman: Cermin Cacatnya Intelektualitas

Gambar
  Sumber gambar : www.bbc.com LGBT Bagian dari Keragaman: Cermin Cacatnya Intelektualitas Oleh : Asriani Ummu Rayyan Universitas Indonesia (UI) buka suara soal unggahan viral yang disebut hasil kajian BEM Fakultas Psikologi soal LGBT. UI menyebut kajian dari BEM tersebut bukan sikap resmi kampus. Dilihat dari sejumlah akun media sosial, Jumat (3/7/2026). BEM Psikologi UI mengunggah konten yang berisi hasil kajian American Psychological Association pada 2008. Kajian itu menyebut tak ada riset yang mendukung sudut pandang bahwa homoseksualitas adalah gangguan mental atau bentuk penyimpangan. Unggahan tersebut sudah dihapus dari akun Instagram BEM Psikologi UI. Namun, tangkapan layarnya sudah viral dan diunggah sejumlah akun lain hingga viral. UI kemudian merespon unggahan yang viral itu. UI menyebut kajian dari organisasi kemahasiswaan tidak mencerminkan posisi resmi UI selaku Institusi. "Kami memahami adanya perhatian publik terhadap konten yang diproduksi oleh salah satu organisas...

Meluruskan Kembali Makna Fardhu Kifayah dalam Menegakkan Kepemimpinan Islam

 Oleh : Ummu Hayyan (Pegiat Literasi) Secara fitrah, manusia selalu hidup berkelompok. Kelompok manusia pasti membutuhkan pemimpin. Oleh karena itu, manusia tidak bisa hidup tanpa kepemimpinan. Bahkan, kelompok kecil pun membutuhkan pemimpin. Tanpa pemimpin, aturan sulit ditegakkan, urusan bersama menjadi kacau, dan arah perjuangan menjadi tidak jelas.  Sebagai sebuah ideologi, Islam tidak membiarkan umatnya hidup tanpa kepemimpinan. Islam bukan hanya mengatur ibadah pribadi, tetapi juga mengatur kehidupan masyarakat hingga negara. Hal ini dapat dipahami dari khazanah fiqih sistem ekonomi Islam, hukum islam, pendidikan Islam, hingga hubungan antar negara dalam pandangan geopolitik Islam.  Agar semua syariat Allah di setiap level bisa berjalan, Islam menetapkan adanya sistem kepemimpinan umum bagi kaum muslim yang dikenal dengan nama Khilafah.  Dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu alaihi wasallam, beliau bersabda : "dahulu Bani Israil dipimpin oleh para nabi, seti...

Zionis Sengaja Menargetkan Anak - Anak di Gaza

Gambar
  Sumber gambar : www.bbc.com Zionis Sengaja Menargetkan Anak - Anak di Gaza Oleh : Asriani Ummu Rayyan Laporan lembaga PBB menyatakan zionis Israel sengaja menargetkan serangan terhadap anak Gaza hingga lebih dari seribu anak syahid sejak oktober 2023. Setiap hari zionis Israel membunuh satu anak Gaza. Laporan tersebut menemukan bahwa orang yang meninggal di Gaza sejak dimulainya perang adalah anak - anak. Anak - anak lainnya mengalami luka fisik hingga banyak yang cacat sekaligus mengalami trauma psikologis yang berat. Blokade bantuan ke jalur Gaza juga menimbulkan dampak buruk pada anak - anak Palestina, menyebabkan kematian akibat kelaparan dan meningkatnya penyakit ketika tingkat imunisasi menurun. Sehingga masa depan anak Gaza terancam, ini merupakan genosida oleh zionis Israel. Genosida dan Kejahatan Perang Zionis Israel sengaja menargetkan anak - anak Gaza dalam rangka genosida untuk menghabisi muslim Palestina. Zionis Israel melakukan segala cara (termasuk membunuh anak - ...

Cemas Berujung Resistensi: Jalan Gen Z Mencari Perubahan

Gambar
Sumber gambar : kompasiana.com Oleh : Reskidayanti   Cemas Berujung Resistensi: Jalan Gen Z Mencari Perubahan Berbagai survei menunjukkan Gen Z hari ini tengah mengalami krisis mental yang serius. Dari survei yang melibatkan 1.158 responden Gen Z, yang dilaksanakan pada bulan Desember 2025 lalu, menunjukkan kondisi mental Gen Z tidak baik-baik saja. Kekhawatiran terhadap masa depan menjadi pemicu utama gangguan mental dengan proporsi mencapai 60%. Lebih dari separuh Gen Z, yakni mencapai 54%, mengatakan kecemasan mereka semakin memburuk. Tak hanya itu, hasil survei Deloitte mengungkapkan bahwa kekhawatiran terbesar mereka berkaitan dengan biaya hidup, yakni sebesar 53%. Situasi ini mencerminkan semakin sulitnya generasi muda membangun masa depan yang stabil di tengah ketidakpastian ekonomi. Fenomena serupa juga dialami Gen Z di berbagai negara di dunia. *Studi Kondisi Pendidikan Tinggi Lumina Foundation-Gallup* 2026 menyebutkan semakin banyak Gen Z yang cemas, bahkan marah, te...

Dinamika Hubungan Penguasa dan Rakyat Dalam Sistem Islam.

Gambar
sumber gambar : tatsqif.com Dinamika Hubungan Penguasa dan Rakyat Dalam Sistem Islam Oleh : Asriani Ummu Rayyan Hubungan antara negara (penguasa) dan warga negara merupakan fondasi utama dalam diskursus tata kelola pemerintahan. Fenomena belakangan ini memperlihatkan gelombang protes dari mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat sipil terhadap sejumlah kebijakan pemerintah.  Aksi ini membawa narasi utama "Indonesia Menuju Bangkrut" dan juga terkait dengan isu - isu seperti ;  Program Makan  Bergizi Gratis , kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Tarif  Listrik, hingga eskalasi biaya hidup menjadi sorotan utama.  Aksi kolektif ini, baik melalui demonstrasi di ruang publik maupun kritik di media sosial , merepresentasikan adanya ketegangan dalam komunikasi politik antara pemerintah dan masyarakat. Ada beberapa poin tuntutan Mahasiswa  terkait dengan isu - isu tersebut, tetapi yang paling pokok ada lima tuntutan diantaranya:   1. Penurunan harga ya...