Antrean BBM Mengular: Bukti Negara Gagal Mengurus Rakyat
Oleh : Reskidayanti Antrean BBM Mengular: Bukti Negara Gagal Mengurus Rakyat Antrean panjang kendaraan masih terlihat padat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan [Ombudsmen.com]. Pemandangan yang sama terjadi di berbagai wilayah, seperti Riau hingga Kalimantan Barat. Kondisi ini sangat mengganggu aktivitas masyarakat dan menurunkan produktivitas, sebab mereka harus lama mengantre demi mengisi tangki bensin kendaraan. Merespons hal tersebut, Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Wahyudi Anas mengatakan pihaknya dapat mengurai antrean masyarakat yang membeli BBM di SPBU dalam 1-2 hari saja. Ia juga mengklaim bahwa ini hanyalah fenomena _panic buying_ BBM. Namun, jika memang sekadar karena hal tersebut, lantas mengapa _panic buying_ bisa terjadi? Bukankah ini mencerminkan kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap ketersediaan stok? Carut-Marut BBM Fenomena ini bukan sekadar masalah teknis di lapangan, melainkan sinyal kuat bahwa ad...