Zionis Sengaja Menargetkan Anak - Anak di Gaza

 

Sumber gambar : www.bbc.com
Sumber gambar : www.bbc.com

Zionis Sengaja Menargetkan Anak - Anak di Gaza


Oleh : Asriani Ummu Rayyan


Laporan lembaga PBB menyatakan zionis Israel sengaja menargetkan serangan terhadap anak Gaza hingga lebih dari seribu anak syahid sejak oktober 2023. Setiap hari zionis Israel membunuh satu anak Gaza.


Laporan tersebut menemukan bahwa orang yang meninggal di Gaza sejak dimulainya perang adalah anak - anak. Anak - anak lainnya mengalami luka fisik hingga banyak yang cacat sekaligus mengalami trauma psikologis yang berat.


Blokade bantuan ke jalur Gaza juga menimbulkan dampak buruk pada anak - anak Palestina, menyebabkan kematian akibat kelaparan dan meningkatnya penyakit ketika tingkat imunisasi menurun. Sehingga masa depan anak Gaza terancam, ini merupakan genosida oleh zionis Israel.


Genosida dan Kejahatan Perang


Zionis Israel sengaja menargetkan anak - anak Gaza dalam rangka genosida untuk menghabisi muslim Palestina.


Zionis Israel melakukan segala cara (termasuk membunuh anak - anak) demi meraih tujuan mereka, yaitu menguasai seluruh wilayah Palestina dan mewujudkan Israel Raya. Mereka tidak peduli gencatan senjata dan kecaman Lembaga PBB, genosida terus mereka lakukan.


Dunia tidak bisa berharap  zionis Israel melunak (misalnya dengan pergantian PM), mupun pada PBB (yang terbukti gagal dengan puluhan resolusinya) apalagi pada dunia islam,  yang makin merapat pada Amerika Serikat dan zionis Israel karena paham nasionalisme dan politik kapitalistik.


Inilah bukti kekejaman zionis Israel yang semakin membabi buta, tanpa belas kasih terhadap anak - anak yang seharusnya mereka masih bisa menghirup kebebasan untuk menikmati masa kanak - kanak mereka, tetapi justru anak - anak tersebut menjadi pelampiasan kebiadaban zionis israel. 


Tujuan dan Fungsi Lembaga PBB 


Tujuan utama Perserikatan Bangsa - Bangsa (PBB) adalah menjaga perdamaian dan keamanan internasional, memajukan hak asasi manusia (HAM), memberikan bantuan kemanusiaan, serta mendukung pembangunan berkelanjutan dan hukum internasional di seluruh dunia. 


Secara operasional, fungsi PBB dijalankan melalui enam organ utamanya untuk mencapai tujuan tersebut :

1. Menjaga perdamaian dan keamanan.

2. Mencegah konflik dan mengendalikan ketegangan antarnegara melalui pengerahan pasukan penjaga perdamaian.

3. Perlindungan HAM ; Menegakkan standar Hak Asasi Manusia global melalui Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia dan badan terkait.

4. Bantuan Kemanusiaan ; Memberikan pertolongan bagi korban bencana alam, kelaparan, dan konflik bersenjata di berbagai wilayah.

5. Pembangunan Berkelanjutan ; Mengkoordinasikan upaya pengentasan kemiskinan, perubahan iklim, dan peningkatan kesejahteraan global.

6. Fasilitator dan Negosiator ; Menjadi pusat pertemuan bagi negara - negara anggota untuk berunding, merumuskan hukum internasional, dan menyelesaikan sengketa secara damai.


Melihat tujuan dan fungsi dari Lembaga PBB tersebut bisa disimpulkan bahwa  kemerdekaan bagi warga Palestina bisa terwujud dengan nyata tapi kenapa zionis Israel yang sudah terang - terangan melakukan kejahatan perang dan genosida tidak bisa di cegah oleh 

Lembaga PBB? Mengapa  Palestina tidak di akui kemerdekaannya secara hukum? Dan Apa alasannya?


Berikut jawaban dari pertanyaan tersebut bahwa Palestina belum diakui kemerdekaannya secara de jure (berdasarkan hukum internasional) oleh Perserikatan Bangsa - Bangsa (PBB) sebagai negara anggota penuh. Hal ini disebabkan oleh tidak adanya kendali efektif atas wilayah penolakan dari zionis Israel, dan penggunaan hak Veto oleh Amerika Serikat di Dewan Keamanan PBB. Hak Veto Dewan Keamanan PBB untuk menjadi negara anggota penuh PBB, suatu entitas harus melalui pemungutan suara di Dewan Keamanan PBB di mana lima anggota tetapnya (Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Rusia, Tiongkok) memiliki hak Veto. Amerika Serikat secara konsisten menolak resolusi keanggotaan penuh Palestina dengan alasan bahwa status negara harus dicapai melalui negosiasi langsung antara zionis Israel dan Palestina. 


Disamping itu juga posisi Amerika Serikat merupakan piagam dan pendiri PBB sejak 24 oktober 1945. Serta negara tuan rumah yang menjadi lokasi markas besar PBB di New York City. Sehingga hak Veto yang dimiliki  posisi ini sangat mempengaruhi keputusan strategis global.


Walaupun sebanyak 158 dari 193 negara anggota PBB (sekitar 81%) telah resmi mengakui dan mendukung kemerdekaan serta kedaulatan negara Palestina. Pengakuan ini tidak berpengaruh sama sekali terhadap kemerdekaan Palestina. Mengapa demikian? pastinya mata publik tahu jawabnnya dan  lebih jeli dalam mengamati persoalan dan situasi yang terjadi di bumi Palestina.


Pandangan Islam terhadap Konflik Palestina


Dalam islam, pandangan terhadap keamanan dan konflik di Palestina didasarkan pada dua aspek utama yaitu aspek akidah (keagamaan), dan aspek kemanusiaan universal. Islam melihat situasi di palestina bukan sekedar konflik politik biasa, melainkan bentuk penjajahan dan kezaliman nyata yang wajib dilawan.


Prinsip - prinsip utama pandangan islam terhadap konflik tersebut adalah kewajiban membela tanah suci (Masjidil Aqsa) : Palestina khususnya Baitul Maqdis adalah kiblat pertama umat islam, tanah para nabi, dan tempat terjadinya peristiwa Isra Mikraj. Menjaga keamanan wilayah ini adalah tanggung jawab kolektif (Fardu Kifayah) seluruh umat islam di dunia.


Hak membela diri dan melawan penjajahan yaitu islam sangat menjunjung tinggi perdamaian. Namun islam menghalalkan peperangan (Jihad) demi membela diri ketika sebuah bangsa diusir dari tanah airnya, ditindas, atau hak - hak dasarnya dirampas.


Etika perang yang ketat dalam merespon konflik militer, islam melarang keras pembunuhan warga sipil, anak - anak, wanita, dan lansia. Islam juga melarang perusakan fasilitas umum, rumah ibadah, maupun lingkungan.


Prinsip solidaritas umat (Ukhuwah Islamiyah) yaitu islam memandang umat muslim sebagai satu tubuh. Jika satu bagian tersakiti (seperti rakyat Palestina yang kehilangan keamanan), maka bagian tubuh lainnya wajib membantu melalui doa, donasi kemanusiaan, hingga jalur diplomasi politik.


Keadilan Universal adalah keamanan di Palestina harus ditegakkan di atas prinsip keadilan. Islam memandang bahwa perdamaian yang hakiki tidak akan tercapai selama penindasan, perampasan tanah, pengosongan wilayah secara paksa masih terus dilakukan oleh pihak okupasi.


Peran Negara Khilafah


Satu - satunya harapan pembebasan Palestina ada pada Khilafah. Khilafah adalah satu satunya institusi politik islam yang akan melakukan jihad fisabilillah untuk mengalahkan zionis dan membebaskan Palestina.


Khilafah mewujudkan perlindumgan bagi anak -  anak Palestina, baik terhadap jiwa, kesehatan fisik dan mental, pendidikan, kesejahteraan, maupun seluruh aspek masa depan mereka.


Khilafah adalah qadhiyah masiriyah umat yang harus diperjuangkan penegakannya. Untuk itu umat islam harus bersatu dalam  memperjuangakan tegaknya khilafah Islamiyah. Sehingga kaum muslim yang ada di seluruh penjuru dunia ini yang terzholimi khususnya kaum muslim di bumi Palestina bisa segera terbebas dari penjajah dan genosida.


WalLaahu a'lam bi ash-shawaab.


Hikmah : 


Nabi saw., mengabarkan bahwa bumi Syam (termasuk Palestina) berada di bawah perlindungan khusus para malaikat : "Sungguh beruntung negeri Syam!"Kami (para sahabat) bertanya:"Mengapa demikian, wahai Rasulullah?"Beliau menjawab:"Karena malaikat - malaikat Allah membentangkan sayap - sayapnya di atas Syam." (HR. Tirmidzi, dinilai sahih oleh Al-Albani).


Tempat bertahannya golongan yang teguh di atas kebenaran, Rasulullah saw., memuji penduduk Baitul Maqdis karena keteguhan mereka menghadapi musuh dan ujian :"Akan selalu ada sekelompok dari umatku yang terus - menerus menegakkan kebenaran dan unggul atas musuh mereka. Orang - orang memusuhi mereka tidak akan mampu membahayakan mereka...". Sahabat bertanya :"Dimana mereka wahai Rasulullah?" Beliau menjawab:"Di Baitul Maqdis dan di sekitar Baitul Maqdis." (HR. Ahmad).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gencatan Senjata Palsu: Ketika Perdamaian Dijadikan Alat Penjajahan

Mudik Tahunan : Macet Parah dan Kecelakaan terus Terulang

Ilusi Keadilan dalam Sistem Hukum Sekuler, Islam Menjamin Keadilan