Entitas Zionis Israel Bangun Tembok Membelah Gaza
Oleh : Ummu Mumtazah (Pegiat Literasi)
Entitas Zionis diam-diam membangun tembok tanah raksasa sepanjang 23 km yang membelah lebih dari separuh wilayah Jalur Gaza, yang menunjukkan pembangunannya berlangsung dalam beberapa bulan terakhir. Dilansir dari Associated Pers, Selasa (21/07/2026).
Laporan AP juga menyebutkan bahwa pembangunan penghalang berlangsung ketika kondisi kemanusian di Gaza terus memburuk. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan berbagai lembaga Bantuan Internasional berulang kali memperingatkan, bahwa pembatasan akses dan kerusakan infrastruktur telah memperparah krisis, pangan, kesehatan dan pengungsian wilayah kantong Palestina tersebut.
Tujuan pembangunan benteng tersebut berfungsi sebagai zona aman keamanan militer sekaligus menghambat pergerakan penduduk dari satu bagian Gaza ke bagian yang lainnya, untuk mencegah Hamas membangun kembali kemampuan militernya. Selain itu, juga untuk menghancurkan infrastruktur kelompok tersebut dan menjamin keamanan jangka panjang bagi warga Israel.
Proyek tersebut memperluas pemisahan wilayah di jalur Gaza, melintasi sejumlah pemukiman Palestina yang telah hancur dibombardir Israel yang dihuni lebih dari dua juta penduduk.
Dunia Buta terhadap Penderitaan Palestina
Bukan waktu yang singkat Zionis Israel menduduki dan melakukan penyerangan terhadap warga Palestina. Tidak ada rasa kemanusiaan sedikit pun, terutama wilayah Gaza. Terlebih lagi dengan pembangunan benteng yang menghalangi gerak militer Palestina.
Penyebab itu semua, karena kita disekat oleh bangsa-bangsa sehingga disibukkan dengan negara masing-masing, tidak memperdulikan bangsa lain yang sedang terzhalimi apalagi Palestina. Padahal, umat Islam itu satu tubuh, jika salah satu anggota tubuh sakit, maka yang lainnya ikut merasakan sakit pula.
Dengan dibangunnya tembok yang membelah Gaza memperlihatkan bahwa entitas Zionis Israel lebih leluasa menguasai seluruh wilayah Gaza hingga tak tersisa dan kedholiman pun semakin membabi buta hingga terus memakan banyak korban berjatuhan. Sungguh biadab, tidak ada rasa kemanusiaan sama sekali.
Entitas Zionis Israel jelas tidak akan memberikan kemerdekaan sepenuhnya kepada rakyat Palestina. Sekalipun banyak negara menentang, bahkan seluruh dunia pun, maka Zionis Israel tidak akan mendengarnya, hatinya sudah mati.
Dunia menyaksikan, semua negara melihat kebiadaban Israel, tetapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa walaupun masih satu kawasan. Rencana mengadakan perjanjian dan gencatan senjata dengan adanya BOP dan New Gaza, itu hanyalah propaganda yang menipu, seolah ingin memerdekakan, padahal kenyataannya semakin brutal dan tidak ada belas kasihan. Mereka tidak menghendaki kemerdekaan Palestina. Berharap kemerdekaan dan pengakuan negara Palestina kepada Israel itu merupakan suatu kebodohan. Karena bukannya mendamaikan, justru menambah kebebasan untuk lebih menguasai tanah jajahan dan melanggengkan kekuasaannya terhadap Gaza, Palestina. Apalagi dengan dibangunnya benteng pemisah antara Palestina dan Israel.
Islam, Solusi Hakiki Kemerdekaan Palestina
Islam mengingatkan kepada umatnya agar jangan memberikan jalan kepada orang - orang kafir untuk menguasai negeri-negeri umat Islam. Apalagi dengan adanya propaganda negara-negata kafir lewat BOP dan New Gaza.
Berdamai dengan entitas Zionis Israel selain haram, juga akan menambah kedholiman dan banyak korban, karena orang-orang kafir tidak akan pernah rela umat Islam dalam keadaan tenang dan sejahtera.
Hanya satu-satunya cara yaitu dengan penerapan Islam secara kaffah dalam setiap aspek kehidupan, maka entitas Zionis Israel akan segera terkalahkan. Menegakkan jihad melawan entitas Zionis Israel hukumnya adalah fardhu Kifayah atas seluruh umat Islam. Namun ketiadaan Khilafah menyebabkan umat Islam tidak bisa menegakkan jihad secara sempurna.
Oleh karena itu, umat harus selalu diingatkan terkait pengkhianatan penguasa muslim serta mengajak kepada seluruh kaum Muslim fokus pada perjuangan menegakkan Khilafah yang akan menjadi junnah bagi rakyat Palestina dan seluruh umat Islam di dunia.
Walhasil, persatuan umat Islam seluruh dunia di bawah kepemimpinan Khilafah Islam merupakan kunci kemenangan Palestina dan seluruh dunia. Dengan tegaknya sistem Islam dibawah pimpinan Khilafah, umat Islam tidak akan mudah tertipu, teperdaya, dipecah belah dan dijajah oleh kafir penjajah.
Wallahu a'lam
Komentar
Posting Komentar