"Programnya Bagus, Tapi Hanya Salah dalam Menjalankannya." Benarkah Itu?
Oleh: Siti Nur Zahra
(Aktivis Dakwah Serdang Bedagai)
Banyak kasus keracunan dikarenakan MBG (Makan Bergizi Gratis) akhir-akhir ini yang kita temukan. Dan Lokasi kejadian beragam. Di antaranya termasuk di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur; Kabupaten Rembang, Jawa Tengah; Kabupaten Agam, Sumatra Barat; Tana Toraja, Sulawesi Selatan; dan Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Total keseluruhan Korban keracunan sejak program MBG ini berjalan sudah 50.000 orang yang terdampak. Tetapi sampai saat ini pemimpin masih belum ada andil bagaimana menyelesaikan permasalahan yang pada nyatanya kejadian buah dari hasil yang telah dia perbuat.
Pemimpin sampai saat ini masih di buat oleh singgasana yang telah ia dapatkan. Sungguh miris sekali, ini progam ia yang luncurkan dan ketika ada permasalahan dalam program yang ia buat beliau malah tidak ada andil sama sekali.
Dan permasalahan yang terjadi saat ini juga bukan hanya kesalahan pemimpin, tetapi juga di campurkan oleh kepentingan kepentingan pribadi untuk menjatuhkan orang lain dan menguntungkan kepentingan perut tersendiri. Itu lah kejamnya sistem saat ini.
Mari kita Lihat Bagaimana Sistem Islam Dalam Mengatasi Permasalahan Seperti Ini.
Dalam pandangan Islam, negara sepenuhnya berperan sebagai pelayan dan pengurus rakyat dan juga harus bersih dari tujuan-tujuan bisnis. Pandangan ini harus ada pada semua level pemerintahan dari pusat sampai kepada unit pelaksana teknis. Dari mindset ini akan lahir tanggung jawab penuh dalam pengurusan kebutuhan rakyat.
Sebenarnya solusi nya mudah bukan? Tetapi mengapa bagi mereka itu sangat sulit dilakukan?.

Komentar
Posting Komentar