Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2025

Lonely In The Crowd : Dampak Buruk Sosial Media Dalam Sistem Sekuler Liberal

Gambar
Suriaty Ummu Maqil (Aktivis Muslimah) Media sosial merupakan media digital yang di gunakan untuk memfasilitasi interaksi, komunikasi, dan berbagi konten (seperti teks, foto, dan video) antara pengguna secara online, tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. Media sosial juga lebih sedikit memiliki kontrol dalam penyebaran informasi berita dibandingkan media konvensional seperti koran dan televisi karena tidak adanya editorial dan verifikasi yang ketat, sehingga mudahnya penyebaran berita palsu (hoaks). Informasi yang tidak akurat atau ujaran kebencian menjadi lebih mudah untuk didapatkan melalui media sosial. Jadi penggunaan sosial media mempunyai sangat banyak dampak negatif yang bisa kita dapatkan seperti masalah kesehatan mental seperti kecemasan, depresi dan gangguan tidur akibat perbandingan sosial dan cyberbullying.  Selain itu, media sosial juga menyebabkan ketergantungan, menurunkan produktivitas, serta menimbulkan isu privasi dan keamanan data. Penyebaran hoaks dan penurunan in...

"Gaza Disandera, Umat Islam Di Mana? Saat Amerika Menekan, Siapa yang Melawan?"

Gambar
  Oleh : Yuli Atmonegoro  Aktivis Dakwah Serdang Bedagai  Pemadaman listrik dan internet di Gaza bukan sekadar aksi militer, ini adalah bentuk penyanderaan total atas kehidupan manusia. Di tengah runtuhnya puing-puing bangunan dan jeritan anak-anak yang kehilangan keluarga, dunia kembali menyaksikan kekejaman yang dilegalkan oleh standar ganda Barat. Dan di balik semua ini—ada satu nama yang terus muncul sebagai pendukung utama: Amerika Serikat. Amerika, Sang Penjaga Zionis Amerika tidak pernah netral. Dukungan militer, finansial, hingga politik terhadap entitas penjajah Yahudi sudah menjadi rahasia umum. Setiap rudal yang menghancurkan rumah di Gaza, setiap peluru yang merobek tubuh anak-anak, semua itu dibayar dengan dolar Amerika. Dan ketika listrik serta internet diputus, mereka tahu bahwa dunia tidak akan bisa melihat kebenaran secara utuh. Ini bukan sekadar serangan fisik—ini adalah pemutusan saluran informasi, untuk membunuh narasi kebenaran. Diplomasi Gagal, Negar...

Keseimbangan Alam Ditentang, Banjir Bandang Datang Berulang

Gambar
Oleh: Asriani Ummu Rayyan Tim detikBali-detikBali :  Selasa 16 september 2025 Banjir yang melanda sejumlah daerah di Provinsi Bali, Rabu (10/09), merupakan yang terparah dalam satu dekade terakhir, kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali, I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya. Saat itu, menurut Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Bali, I Wayan Juni Antara, hujan terus mengguyur sehingga mengakibatkan luapan air di sungai-sungai wilayah Denpasar.  Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah III Denpasar melaporkan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai angin kencang dan petir terjadi di sebagian besar wilayah Bali sejak Selasa (09/09) pagi.  Hujan lebat tersebut memicu sejumlah aliran sungai di Pulau Bali meluap salah satunya aliran Tukad (Sungai) Badung di dekat Pasar Badung, Denpasar. "Di Kota Denpasar ada 43 titik, tapi yang terbesar banjirnya adalah di wilayah Pasar Ku...

Mampukah Peran Ayah Mengatasi Stunting?

Gambar
  Oleh: Tri Siswoyo (Aktivis Dakwah) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor menegaskan pentingnya peran ayah dalam pengasuhan anak, terutama untuk mencegah stunting. Pesan itu ia sampaikan saat menjadi narasumber Talkshow Balikpapan TV bertema Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) dan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), yang disiarkan langsung dari Kantor Bupati PPU, Kilometer 09 Nipah-nipah, Kamis (11/9/2025). Didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan KB (DP3AP2KB) PPU, Chairur Rozikin, Bupati mengupas tuntas bagaimana keluarga menjadi benteng utama dalam membentuk generasi sehat dan cerdas. “Peran seorang ayah tidak berhenti pada mencari nafkah. Ayah juga harus hadir sebagai pendidik, pendamping, dan teladan bagi anak-anaknya. Inilah yang kita dorong melalui Gerakan Ayah Teladan,” ucap Mudyat. Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasi stunting, seperti yang dilakukan lewat acara talk show yang menyatakan bahwa ...

Living Together Berakhir Mutilasi, Buah Pahit Liberalisasi Pergaulan

Gambar
Oleh : Haura (Pegiat Literasi) Peristiwa mutilasi kembali terjadi. Awal September 2025, masyarakat digemparkan dengan temuan puluhan bagian tubuh manusia di Mojokerto dan Pacet. Setelah diidentifikasi korbannya adalah wanita muda asal Lamongan. Setelah ditelusuri ada ratusan potongan bagian tubuh yang disimpan di kamar kosnya di Surabaya.  Pelakunya adalah pacar korban sendiri, selama 5 tahun mereka hidup bersama. Pelaku mengaku emosi dengan sikap korban yang tidak membukakan pintu kost setelah melakukan aktifitas hingga larut malam. Pelaku juga kesal lantaran tuntutan ekonomi dari korban.  Kehidupan Bebas Living together atau kohabitasi atau lebih dikenal dengan istilah kumpul kebo menjadi tren kehidupan bebas generasi. Akibat normalisasi, kumpul kebo tidak dianggap sebagai aib lagi. Nyatanya, generasi muda saat ini makin banyak memilih tinggal bersama pasangan tanpa ikatan pernikahan. Namun, fakta ini justru menjadi sumber konflik bersama pasangan bahkan menyisakan catatan k...

Suara Gen Z, Potensi Besar untuk Perubahan dan Kebangkitan Umat

Gambar
Oleh : Haura (Pegiat Literasi) Suara Gen Z Belakangan ini, berbagai unjuk rasa, aspirasi maupun aksi demonstrasi, ramai disuarakan masyarakat di media sosial. Berbagai tekanan hidup karena naiknya bahan pokok, biaya Pendidikan, pungutan pajak hingga sulitnya mencari pekerjaan mendorong masyarakat untuk bersuara tak terkecuali dengan generasi Z (Gen-Z) sebagai kelompok yang mendominasi media sosial. Ini mencerminkan Gen-Z merespon permasalahan yang tengah dihadapi masyarakat pada umumnya.  Dikutip dari laman kompas.com.(5/9/2025), Menurut Psikolog Anak dan Remaja, Anastasia Satriyo, M.Psi., Psikolog, menilai Gen-Z mempunyai cara sendiri dalam merespon tekanan. Dalam situasi penuh tekanan, Gen-Z memilih tetap bersuara dan terlibat aktif dengan cara khas mereka di media sosial, meme poster kreatif, live streaming atau membuat citizen journalism.  Dalam stres kolektif, Gen-Z justru semakin engage, berbeda dengan generasi sebelumnya yang lebih memilih menghindar. Lebih lanjut Anast...

IKN Kurang Anggaran, Proyek Mercusuar Tetap Dipaksakan

Gambar
  ‎Oleh: Devi Ramaddani ‎(Aktivis Muslimah) ‎ ‎Pemerintah melalui Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) kembali mengajukan suntikan dana tambahan. Kebutuhan anggaran IKN tahun 2026 disebut mencapai Rp21,18 triliun, sementara pagu indikatif yang disiapkan negara hanya Rp6,2 triliun. Kekurangan sebesar Rp14,92 triliun itu pun resmi diminta lewat surat kepada Menteri Keuangan dan Bappenas. Fakta ini menunjukkan bahwa proyek IKN dipaksakan tetap berjalan meski kondisi keuangan negara tidak mendukung. ‎(tribunnews.com, 04/09/2025) ‎ ‎Salah satu problem terbesar pembangunan IKN adalah tidak adanya investor asing yang masuk. Padahal sejak awal pemerintah selalu mengklaim banyak investor global akan menanamkan modalnya. Nyatanya hingga hari ini tidak ada satu pun yang serius. Padahal total biaya pembangunan IKN mencapai Rp466 triliun, jumlah yang mustahil ditutup hanya dari APBN. ‎ ‎Meski sudah menghabiskan anggaran besar, pemerintah tetap berusaha menampilkan citra bahwa IKN berjalan lancar. ...

Banjir Bali, Cermin Kegagalan Pembangunan Kapitalistik

Gambar
Oleh : Ummu Hayyan, S.P. Rapuhnya pondasi pembangunan telah menyebabkan Bali dihadapkan pada kenyataan pahit. Pulau yang dikenal sebagai icon pariwisata dunia kini menanggung konsekuensi dari pembangunan yang abai pada antisipasi bencana. Banjir besar sejak Selasa 9 September 2025 menjadi alarm keras kegagalan tata ruang, lemahnya perencanaan, serta dominasi kepentingan ekonomi atas kelestarian lingkungan. Banjir meredam 123 titik di 6 kabupaten kota. www tirto.id.  Ratusan rumah, pasar tradisional, jalan utama terendam, hingga menyebabkan bangunan roboh. Korban meninggal hingga saat ini tercatat 18 orang, ratusan lainnya terdampak dan mengungsi. Sementara, pencarian korban hilang masih berlangsung. www.detik.com. Tragedi ini jelas bukan sekedar bencana alam, melainkan buah dari salah urus tata ruang yang kronis. Aliran Tukad atau sungai Badung menjadi contoh paling nyata. Sungai yang seharusnya menjadi jalur alami air, kini terhimpit bangunan rumah, ruko, kios, hingga pura yang be...

Filisida Maternal, Cermin Sistem Kehidupan yang Rusak

Gambar
Oleh : Nurqamsyiah seorang ibu berinisial EN (34) ditemukan tewas gantung diri dan dua anaknya usia 9 tahun dan 11 bulan diduga diracun di sebuah rumah kontrakan di Banjaran, Kabupaten Bandung, Jumat (5/9). Antaranews.com Sang ibu dalam kondisi tergantung di tiang pintu, sedangkan dua anaknya ditemukan tergeletak tidak bernyawa di dalam rumah.  Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyampaikan bahwa kasus seorang ibu yang tewas bunuh diri usai meracuni dua anaknya di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, merupakan terkategori filisida maternal. "Itu termasuk filisida maternal, yakni pembunuhan anak oleh ibu. Kami sudah berkoordinasi, memang faktornya karena masalah ekonomi," kata Anggota KPAI Diyah Puspitarini saat dihubungi di Jakarta, Senin. Antaranews.com. Dalam pengusutan kasus ini kepolisian menemukan surat wasiat sang ibu yang berisi ungkapan penderitaan dan kekesalan terhadap suami, diduga terkait tekanan ekonomi dan hutang keluarga. Sementara menurut psikolo...

Beras Mahal di Saat Stok Melimpah : Swasembada Pangan Hanya Ilusi

Gambar
Oleh : Ummu Hayyan,S.P. Stok beras nasional tercatat cukup tinggi, sehingga Pemerintah merasa optimis bisa mencapai swasembada beras tahun ini. www.tvonenews.com. Namun, menteri Pertanian Amran Sulaiman mengakui adanya anomali di sektor pangan. Meski stok beras surplus, harga di pasaran justru tetap melambung. www.orbitindonesia.com. Berdasarkan data, ada sekitar 214 kabupaten dan kota yang mencatat harga beras di atas harga eceran tertinggi (HET). www.tempo.co. Di Jakarta pusat misalnya, situs infopanganjakarta.go.id melaporkan, harga beras premium mencapai Rp. 17.348 per kg. Angka ini lebih mahal dibandingkan HET beras premium yang ditetapkan Rp. 16.800 per kg. Untuk meredam lonjakan harga, pemerintah mengandalkan dua instrumen yakni membanjiri pasar dengan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta menyalurkan bantuan sosial berupa beras 10 kg. www.indonesia.go.id. Namun kebijakan ini sejauh ini tidak efektif. Harga beras tetap tinggi, sementara kualitas beras SPHP bany...

Keracunan MBG Terulang Kembali, Program Populis Membahayakan Keselamatan Rakyat.

Gambar
Oleh : Gr. Nur Fitriati K. S.Pd (guru, Aktivis Muslimah) Kasus keracunan massal akibat konsumsi makanan bantuan bergizi (MBG) kembali terjadi di berbagai wilayah indonesia.  Baru-baru ini di kabupaten Lebong, Bengkulu (427 anak), Lampung Timur (20 anak), SMP 3 Sleman (135 siswa) dll. Sebelumnya juga terjadi di Sragen, hasil uji laboratorium di Sragen ditemukan bahwa sanitasi lingkungan tersebut menjadi permasalahan utama, gejala yang diderita warga meliputi mual,muntah,diare dan pusing. Ini bukan kejadian pertama dalam beberapa bulan terahir laporan tentang keracunan MBG terus bermunculan, kasus-kasus tersebut tersebar di berbagai daerah dengan pola yang sama makanan bantuan yang seharusnya menyehatkan justru menjadi sumber penyakit bahkan berpotensi membahayakan nyawa. Pemerintah pusat dan daerah bereaksi dengan penyelidikan dan permintaan maaf namun akar masalahnya tak kunjung diselesaikan.  Program MBG yang diklaim sebagai bentuk keberpihakan pada rakyat kecil j...

Kasus Raya, Bukti Lemahnya Perlindungan Anak

Gambar
Oleh : Andi Lestary Nasir, S.Pd (Guru, Aktivis Muslimah) Raya berasal dari keluarga yang tidak mampu, kedua orang tuanya hidup dalam kemiskinan.  Rumah yang ditinggali oleh Raya pernah roboh namum sempat diperbaiki oleh warga setempat. Raya lahir dari seorang ibu yang mengalami gangguan mental, yang mengakibatkan Raya harus tumbuh dalam pengasuhan yang tidak optimal. Rumah Raya jauh dari kata bersih, bahkan Raya sering bermain di bawah kolong rumah yang dipenuhi dengan kotoran ayam. Inilah awal mula infeksi yang menyerang tubuh Raya.  Tepatnya pada tanggal 13 Juli 2025 pukul 20.00 WIB Raya dibawa ke rumah sakit dalam kondisi tidak sadarkan diri oleh relawan dari yayasan Rumah Teduh Sahabat. Namun karena Raya tidak memiliki dokumen identitas otomatis Raya juga tidak memiliki kartu BPJS yang membuat penanganan medis terhambat. Pihak RS hanya memberikan waktu 3×24 jam untuk mengurus kartu jaminan kesehatan (BPJS) dan bila kartu BPJS tidak ada sesuai waktu yang ditent...

Kebrutalan Zion*s Tak Terbendung, Umat Butuh Solusi Hakiki

Gambar
  Oleh : Ummu Mumtazah (Pegiat Literasi) Serangan udara Israel terhadap Rumah Sakit Nasser di Gaza pada Senin (25/8/2025) menewaskan sedikitnya 15 orang, termasuk empat jurnalis, menurut pejabat kesehatan Palestina. Salah satu korban adalah Hussam al-Masri, juru kamera sekaligus kontraktor Reuters, yang tewas dalam serangan pertama.  Fotografer Hatem Khaled, juga dari Reuters, mengalami luka dalam serangan kedua. Menurut saksi mata, serangan kedua terjadi setelah tim penyelamat, jurnalis, dan warga mendatangi lokasi serangan pertama. Rekaman siaran langsung Reuters dari rumah sakit, yang dioperasikan oleh Masri, tiba-tiba terputus tepat saat serangan itu terjadi. Berita.com,Jakarta Apa yang terjadi di Gaza menunjukkan bahwa Zion*s bukan saja menargetkan warga Gaza untuk menjadi korban kebiadabannya, tetapi para jurnalis dan para medis pun menjadi sasaran  dan serangan drone dan pembantaian ketika siaran live.  Para jurnalis, mereka memanggil jurnalis-jurnalis  I...

Keracunan Massal MBG – Saat Janji Politik Menjadi Ancaman Kesehatan Publik

Gambar
  Penulis : Ummu Amira (Ahli Gizi) Keracunan massal akibat konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di beberapa daerah di Indonesia pada tahun 2025, dengan kasus terbaru yang paling memprihatinkan terjadi di Kabupaten Lebong, Bengkulu. Di Lebong, sebanyak 427 anak dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari PAUD hingga SD mengalami gejala mual, muntah, dan lemas setelah menyantap menu MBG seperti mi, bakso, sayuran, susu, dan telur. Ratusan siswa ini kemudian dirawat di RSUD Kabupaten Lebong dan mendapatkan penanganan medis intensif. Pemerintah daerah dan provinsi setempat langsung merespon dengan penambahan stok obat-obatan dan fasilitas perawatan guna mengatasi kondisi darurat ini. Pemerintah Provinsi Bengkulu juga telah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dan menutup sementara dapur penyedia MBG di Lebong untuk perbaikan prosedur layanan sambil membangun kepercayaan publik kembali. Selain Lebong, kasus serupa juga terjadi di Lampung Timur dengan 20 anak yan...

Tingginya Angka Pengangguran Usia Muda, Dunia Suram Tanpa Islam

Gambar
  Oleh : Ummu Hayyan, S.P. Krisis tenaga kerja telah melanda dunia. Di sejumlah negara besar seperti Inggris, Prancis, Amerika Serikat, hingga Cina angka pengangguran mengalami kenaikan. Situasi ini bahkan melahirkan fenomena unik di Cina, di mana generasi muda rela membayar biaya harian antara 30 Yuan hingga 50 Yuan atau sekitar Rp. 68.000 hingga Rp. 113.000 hanya untuk mendapatkan fasilitas lengkap layaknya di kantor. Mulai dari meja kerja, makan siang, komputer dan Wi-Fi gratis tetapi tanpa aktivitas pekerjaan nyata maupun gaji. Tujuannya semata-mata untuk meniru rutinitas kerja menjaga semangat diri atau sekedar terlihat sibuk di hadapan keluarga, dikutip dari Oddity Central, Minggu (8/6/2025). Beritasatu.com. Di Indonesia, gambaran pengangguran tampak berbeda. Secara nasional, tingkat pengangguran memang menurun menjadi 4,76% pada Februari 2025. Beritasatu.com.  Namun, tantangan serius masih ada. Kelompok usia muda justru mendominasi pengangguran, dengan tingkat penganggu...